UIN Walisongo akan Berlakukan Aturan Kampus Bebas Asap Rokok


Foto: Dok UIN Walisongo

SEMARANG - UIN Walisongo Online; Semarang- Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. H. Imam Taufiq, MAg melantik Para Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua LPM, Ketua LP2M, Sekretaris Kopertais dan Kepala SPI secara bersamaan, Pelantikan sekaligus prosesi pengambilan sumpah jabatan dengan masa tugas 2019-2023 itu berlangsung di Ruang auditorium 1 kampus 1 Jalan walisongo nomor 3-4 Semarang, Selasa (30/8).

Para pejabat yang dilantik adalah; 
1. Dr. M. Arja Imroni, MAg sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum
2. Dr. Ilyas Supena, MAg sebagai Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi
3. Dr. Lift Anis Ma'shumah, MAg sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
4. Dr. Hasyim Muhammad, MAg sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora
5. Dr. M. Saifullah, MAg sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
6. Dr. Ismail SM, M.Ag sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi
7. Prof. Dr. Syamsul Ma'arif, MAg sebagai Fakultas Psikologi dan Kesehatan
8. Dr. Misbah Zulfa Elizabeth, M.Hum sebagai Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
9. Prof. Dr. Abdul Ghofur, MAg sebagai Direktur Pascasarjana
10. Dr. Ahmad Arif Junaidi, MAg sebagai Ketua LP2M
11. Dr. Hasan Asy'ari Ulamai, MAg sebagai Ketua LPM
12. Dr. Ruswan, MA sebagai Sekretaris Kopertais 
13. Andi Fadlan, MSc. sebagai Kepala SPI

Sementara bertindak sebagai saksi yaitu Demisioner Dekan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Muhyar Fanani M.Ag dan Demisioner Dekan pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr. H. Awaludin Pimay, Lc., M.Ag.

Prof Imam Taufiq menegaskan bahwasanya jabatan adalah sebuah amanat yang harus diemban dengan kepercayaan dan kehormatan, Sehingga bisa menjunjung tinggi kehormatan universitas secara penuh tanggung jawab.
“Saudara dipilih sebagai pimpinan di UIN Walisongo Semarang untuk itu saudara agar komitment mengemban tugas tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, Prof Imam Taufiq turut mengingatkan para  Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua LPM, Ketua LP2M, Sekretaris Kopertais dan Kepala SPI agar sigap menanggapi isu-isu strategis tentang pendidikan, sebab eksistensi keberadaan UIN Walisongo Semarang sangat ditunggu dikalangan masyarakat.

“Tetap jaga dan kembangkan kinerja sebaik-baiknya dalam mengemban tugas saudara sebagai pimpinan di UIN Walisongo, mari bersama-sama untuk mewujudkan Good University Governance supaya universitas yang kita cintai ini bisa menjadi world class university“ pesan Prof Imam Taufiq.

Keinginan untuk mewujudkan kampus hijaupun terpapar dengan jelas oleh Prof Imam Taufiq. "Mari bersama-sama kita wujudkan kampus hijau, kampus hijau bukan berarti catnya yang hijau tapi prilaku kita harus mencerminkan itu, contohnya seperti membuang sampah pada tempatnya dan tidak merokok di lingkungan kampus" paparnya.

"Kami bersama para wakil rektor dan  pimpinan yang lain sudah berdiskusi, dan dalam waktu yang dekat akan segera ada penghijauan di lingkungan kampus kita tercinta" lanjutnya.

"Untuk menuju kampus hijau yang bersih Kami para pimpinan sepakat akan berlakukan aturan kampus bebas asap rokok, jadi bagi para Dosen, Pegawai dan Mahasiswa yang melihat, ada yang merokok di dalam kampus foto saja dan kirim ke IG atau twitter saya" tegasnya

UIN Walisongo Semarang adalah salah satu PTKIN di Indonesia yang sudah komitmen mengawal bangsa agar senantiasa terjaga dan terpelihara, khususnya terkait pemahaman keIslaman maupun dalam bentuk pengamalan ajaran agama Islam.

”Saat ini kita harus benar-benar mengawal universitas yang kita cintai ini terhindar dari paham-paham radikalisme yang bisa merusak pola pikir mahasiswa kita, Oleh para pendahulu, UIN Walisongo Semarang diharapkan untuk ikut mengawal keutuhan NKRI karena UIN Walisongo adalah universitas Islam yang moderat,” pungkas Prof Imam Taufiq.

Penulis : red
Editor   : Kopertais 10