KKN IBN Tegal, Integrasi Keilmuan dalam Pengabdian di Masyarakat


Foto: Dokumentasi IBN

TEGAL - Sejak 01 Februari hingga 12 maret 2019 mahasiswa Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di dua belas desa di Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal.

Kegiatan ini merupakan salah satu tonggak akademik yang harus dijalani mahasiswa. Dalam KKN ini, IBN mengusung tema “Moderasi Keagamaan Melalui Pengamalan Tri Darma Perguruan Tinggi”.

Menurut Ketua Panitia KKN, Zaki Mubarak, tema ini sengaja diusung sebagai ikhtiar merespon dinamika keagamaan dengan mengintegrasikan kajian keislaman dalam berbagai bentuk pengabdian di masyarakat.

Bagi Zaki, dalam era revolusi industri ini agama tidak bisa dikalahkan oleh sistem kapitalistik, hanya mengejar keuntungan material semata, menginjak satu dan meninggikan lainnya. Sebaliknya agama harus hidup menginspirasi masyarakat, mencerahkan masyarakat, memberdayakan masyarakat dalam menjalani era revolusi industry.

“Karenanya kita melakukan integrasi keilmuan dalam pengabdian ini”, terang Zaki, saat sambutan penarikan peserta KKN, di Tegal, Senin (11/3).

Wujud dari integrasi keilmuan tersebut salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan dakwah digital kepada masyarakat, memberikan metode beragama dengan basis literasi yang memadai melalui  media online.

“Selain itu, mahasiswa juga memberikan sumbangan website desa. Website inilah yang nantinya akan digunakan sebagai alat melakukan moderasi keagamaan”, lanjut Zaki.

Rektor IBN, Drs Badrodin, MSI menyambut baik dan mendukung kerja keras seluruh elemen yang terlibat dalam KKN IBN 2019 kali ini. Setelah alih status dari sekolah tinggi menjadi institute, kampus IBN semakin gencar memompa potensi seluruh sivitas akademika.

“Kita berharap kehadiran IBN dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. KKN ini menjadi salah satu jalan untuk mencapainya”, terang Badrodin.

Selain website desa, mahasiswa KKN IBN juga melakukan pemberdayaan dalam bidang pendidikan dengan melakukan bimbingan belajar, terlibat dalam program kesehatan yang dilakukan desa, penanaman pohon di desa-desa, donor darah, santunan anak yatim, jalan sehat, lomba mewarnai PAUD, pelatihan packaging produk desa agar menarik di pasaran, pembersihan sampah-sampah desa dan sebagainya.

Camat Pangkah, Drs. Bambang Sihana, dalam acara penarikan mahasiswa KKN IBN menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada mahasiswa KKN IBN. Menurutnya, KKN IBN masih diperlukan Kecamatan Pangkah. Apa yang dilakukan mahasiswa KKN sangat berarti bagi masyarakat di Kecamatan Pangkah.

“Kecamatan Pangkah memiliki 23 desa. Kita berharap tahun depan KKN IBN tahun yang akan datang ditempatkan lagi di desa-desa Kecamatan Pangkah yang belum tersentuh KKN IBN”, terangnya. 

Penulis : PTKIS
Editor   : Kopertais 10